Konferensi Internasional ICMAHEA Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (APPPTMA) digelar di Universitas Muhammadiyah Palembang (Sabtu, 25/09/2020).

 

Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M  selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Konferensi ICMAHEA yang dirangkaikan dengan Seminar Internasional bertajuk “Implementation of Research to Improve Social and Economic Welfare”, menghadirkan 5 orang narasumber dari Perguruan Tinggi Nasional dan Internasional berbeda serta di hadiri oleh 206 orang dengan rincian 122 peserta call for paper atau yang akan melakukan presentesi artikel dan 50 Pengelola Pascasarjana/ Prodi S3-S2 dari 24 Perguruan Tinggi baik Negeri, Swasta, serta Perguruan Tinggi Internasional maupun dari PTMA sendiri yang ikut perpartisipasi dan memeriahkan acara ini.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M (Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang) berharap agar konferensi ini dapat menjadi tonggak besar dalam memberikan sumbangsih pada berbagai sektor untuk menghadapi tantangan global kedepan.

“Tantangan global kedepan harus menjadi perhatian kita, saya harapkan dengan adanya konferensi internasional ini dapat memberikan sumbangish secara besar untuk menghadapi tantangan global kedepan. Seperti sektor pendidikan, engginerring, social, dan ekonomi”

Selanjutnya, Prof. Dr. Dwi Sulisworo., M.T (Perwakilan APPTMA) juga menyampaikan bahwa saat ini PTMA harus mampu mendorong peningkatan publikasi internasional baik untuk mahasiswa ataupun dosen PTMA.

“Saat ini PTMA terus mendorong baik mahasiswa ataupun dosen pada lingkup PTMA untuk meningkatkan publikasi internasional melalui berbagai strategi. Saat ini Allhamdulillah beberapa perguruan tinggi dibawah asosiasi PTMA sudah mampu melakukan publikasi internasional pada berbagai jurnal internasional sebanyak 122 paper. Oleh karena itu, budaya tersebut harus dilakukan oleh PTMA guna terus meningkatkan publikasi pada jurnal bereputasi internsional”

Pentingya peningkatan riset juga disampaikan oleh Prod. Dr. Lincoln Aryad., M.Sc (Ketua Majelis DIkti Litbang PP Muhammadiyah) bahwa pada kondisi pandemic seperti saat ini tidak hanya menjadi hambatan bagi kita melainkan juga menjadi tatangan bagi kita untuk mampu menghasilkan peneletian terapan guna memecahkan permasalahaan yang saat ini terjadi diakbitakan pandemic.

“COVID-19 ini tidak hanya menjadi sebuah halangan bagi kita untuk melakukan berbagai aktivitas melainkan juga menjadi tantangan besar bagi kita. Khususnya untuk para dosen agar mampu menghasilkan penelitian terapan yang langsung memberikan implikasi besar pada berbagai permasalahan yang terjadi saat ini akibat dari adanya COVID-19.”

By appptma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *