Narasumber Seminar

Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S. Sos., M. Si selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang di daulat sebagai salah satu Narasumber  Seminar Konferensi Nasional Ke-IX APPPTMA yang bertajuk “Humanisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” digelar di Aula GKB IV DPPs Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu pagi (14/12/19)

Foto bersama Narasumber dan Pengurus APPPTMARektor visioner dengan tagline #TetapSemangat tersebut bicara tentang Digitalisasi Fungsi Pendidikan Tinggi dan Generasi Milenial.

Dihadapan 179 Peserta seminar ia menjelaskan 5 (lima) poin terkait Digitalisasi Fungsi Pendidikan Tinggi dan Generasi Milenial.

Pertama soal Tahap Revolususi Industri, menurutnya “Revolusi Industri 4.0 adalah bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan, kecerdasan otonom dan internet saling mempengaruhi kehidupan manusia”. Sehingga ini ada kaitannya dengan Bonus Demografi.

Tahap kedua ia jelaskan bahwa Bonus demografi harus dilihat dari 3 sudut pandang, pertama Indonesia pada tahun 2045, telah merdeka 100 tahun, kedua pada saat yang sama terdapat bonus demografi, dimana dalam struktur penduduk tersebut, yang terbanyak adalah usia produktif, ketiga 70% penduduk Indonesia berada pada usia produktif dengan usia berkisar 25-45 tahun. Namun problemnya adalah belum ada rumusan yang jelas bagaimana profil mereka kelak.

Tahap ketiga adalah Kabinet Kerja versus Gojek seperti diketahui bahwa pada era Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin mereka menempatkan Menteri Pendidikan yang tidak lain adalah Bos Gojek, tentu digitalisasi PT akan semakin nyata dirasakan sehingga PT mutlak menyiapkan generasi yang kreative, menciptkan iklim belajar secara terbuka, inovatif dan semua itu tentunya butuh tangan-tangan terampil, respon terhadap pekembangan IT.

“Dalam proses belajar dan mengajar Mahasiswa tidak harus berhadapan lansung dengan Dosen namun mereka bisa menyelenggarakan perkulihan di ruang terbuka dan ditempat yang berbeda hanya dengan modal Gedget, tentunya sebagian besar PT belum sepenuhnya menyadari bahwa sistem ini perlu diterapkan, padahal ini penting di era saat ini”

Tahap keempat adalah daya saing, Jamal menjelaskan ilustrasi tentang sistem digitalisasi manajemen pendidikan, yang ia terapkan sendiri dikampusnya (UMS Rappang)

Menurutnya salah satu upaya dalam mengelola PT atau institusi Perguruan Tinggi terutama Muhammadiyah adalah memperkuat manajemen pengelolaan yang kemudian berdampak terhadap daya saing PT dalam menyonsong era revolusi Industri 4.0. Lewat komitmennnya tersebut ia berhasil membawa UMS Rappang meraih akreditasi B walaupun umurnya masih terbilang belia

“Kampus UMS Rappang memang masih berumur jagung, baru berumur 10 bulan, tapi alhamdulillah akselerasi kami akhirnya mendapatkan akreditasi B institusi,” Tegasnya

Diakhir menjelasannya Jamaluddin  mengajak semua pengelola PTMA agar lebih kooperatif dalam mendorong kampusnya masing-masing menerapkan sistem manajemen yang berbasis digital agar dapat berdaya saing baik pada level nasional maupun internasional.

By appptma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *